Monday, June 24, 2019

Udek-Udek Tangan Pak Carik


Pilkades serempak 2019 terjadi juga di desaku. Dua periode berselang dengan kepala desa Amin faozan desa yang terletak di daerah terpencil dilereng Gunung Selamet memiliki masyarakat yang tentram, sejahtera dan aman. Pembangunan berjalan dengan cukup baik, rapi dan tidak neko-neko.

Tidak heran, kalau dia terpilih  hingga sampai dua periode.

Program pemerintah yang mendukung infrastruktur menunjang program desa menjadi lebih lancar. Meski desa berada disebuah lereng gunung, terpencil dan udik, nyatanya sudah dipimpin oleh kepala desa, bukan kepala suku yang kedengarannya begitu terasing dan pinggiran, seperti suku-suku lain disana di  belahan lain Indonesia.

Kalau dulu, dulu sekali, mungkin anak muda sekarang tidak mengalami, sekitar tahun 80an, desa Baseh memang tidak ubahnya sebuah suku yang gelap gulita. Tidak ada listrik, adanya listir, meski kata yang hampir sama, namun perbedaannya sangat jauh sekali. Kalau listrik berupa tegangan yang disalurkan dari kawat, tapi listir berupa tiupan bara yang disalurkan dengan kapuk (lilitan kapas).

Kalau pemantik api atau korek api buat nyumet bahan bakar latungnya habis, lengkap jadinya, persis seperti manusia purba, karena harus membuat api dengan cara ngagar, yaitu dengan menggesek-gesekan kawul pada sebilah bambu hingga panas dan mejadi bara.

Terakhir hal itu dilakukan oleh Almarhum Lasa, seorang pemuda unik di desa saat perlu api guna  membakar ubi di gubuknya.

Saat pulang dari kota, diperbatasan desa (Dawuhan), semua harus turun dari mobil angkot yang bertuliskan, Powere Mobile, itupun hanya ada beberapa glintir jumlahnya yang dimiliki oleh saudagar kaya, Ny Ditem (mboke Kirsun) dan Sukatmo yang dua-duanya dari grumbul Karang Pelem.

Penumpang semuanya harus turun, memasang tambang dibemper mobil, lalu beramai-ramai menarik mobil, sebab, kalau tidak mobil akan terus kepater tidak bisa jalan karena medan jalan yang berlumpur seperti sawah yang sedang dibajak.

Begitulah Baseh  tempo dulu, dengan masyarakat yang  tetap bahagia dan tak pernah mengeluh. Mereka bangga dengan kepala desanya, saat itu adalah Pak Sumarto. Kenapa bangga? Yah, karena berkat pimpinannyalah apapun bentuk nya jalan itu ada. Karena sebelumnya, jangan kan dapat naik mobil, ingin bertamasya ke kota saja harus berjalan kaki lewat lemah mendek (gundukan tanah setapak) kadang-kadang mengayun diakar pohon seperti Tarsan bila perlu agar dapat melewati rintangan.

Pak Sumarto terus berjuang tidak mengenal lelah membela kemakmuran rakyat, karena keikhlasan pengabdiannya, rakyat Baseh tak pernah berpikir untuk menggantinya hingga benar-benar tua dan tidak mampu lagi bekerja.

Nyatanya, bersama rakyat bahu membahu perjuangan itu akhirnya terbukti jalan Desa Baseh akhirnya diaspal. Tidak terlewatkan, Lapangan Sepak Bola Baseh yang terisolir jauh di belakang desa dipindah  ke depan dekat jalan raya yang sekarang.

Grumbul Rabuk tak kalah perhatiannya, di bawah pemerintahnyalah, pemuda Rabuk memiliki lapangan sepak bola sendiri. Yah, lapangan sekarang itu, konsep kerja yang diterapkan dalam pembuatan lapangan barang kali bisa dicontoh, yaitu digarap gotong- royong para warga, namun dengan kewajiban setiap KK bertanggung jawab beberapa meter yang telah ditentukan, dengan pembagian yang adil dan detil seperti itu, pekerjaan menjadi ringan dan tidak ada yang cemburu. Tak ada pilih kasih, semua warga sama dalam hak dan kewajiban sebagai masyarakat. Adakah konsep itu diterapkan, sekarang? boleh dicoba.

Ketidak cemburuan itu juga terjadi pada kepribadianya yang rendah hati, sebagai contoh, disaat kepala desa lain memakai jas safari sebagai jurang pemisah antara  pimpinan dan rakyat, Lurah Marto, begitu sapaan akrabnya, malah bengkung sarung (mengikat sarung dipinggang), tak ada beda antara rakyat dan kepalanya.

Sampai sebuah kisah pernah terjadi, yaitu pada sebuah pertandingan sepak bola yang tegang antar desa di tingkat kecamatan, konon pada saat itu jadwal pertandingan dengan club sepak bola Baseh, kebetulan pak Lurah Marto yang bengkung sarung satu angkot dengan supporter pemain yang hendak melawan club sepak bola dari Baseh, mereka berbincang-bincang akan membantai beberapa nama supporter dari pihak Baseh, mereka tidak tahu bahwa orang berbengkung sarung yang duduk satu angkot itu adalah kepala desanya. Dan pada pertandingan yang rusuh tersebut mereka tak dapat menemui targetnya karena sudah disembunyikan oleh pak lurah.

Begitu, lurah Baseh, dulu.

Sebagai desa yang berjulukan, masyarakat desa hutan, adat-istiadat, norma, bahkan mistik dan klenik masih kental juga tersisa disana. Kepercayaan akan luhur, eyang mbah sing mbau rekso,kekuatan ghaib dan kekuatan-kekuatan alam lain membuat peristiwa-peristiwa yang terjadi di desa sering tidak luput dikaitkan dengan klenik-klenik tersebut.

Saya pernah dimarahi oleh mendiang Eyang Parsikun (Sesepuh Baseh dari grumbul Pondok lakah) hanya karena bersiul diantara padi yang sedang menguning. Menurutnya hasil panen yang jauh berkurang dibanding jaman gemien(dulu) disebabkan karena kecangkelan anak-anak generasi jaman sekarang (jaman saya).

Setiap tahun dulu desa Baseh ada acara ritual sedekah bumi, yaitu menyembelih kambing di perempatan jalan sebagai persembahan kepada bumi, khususnya bumi Baseh agar bebas dari segala bala dari kemarahan luhur yang mbahu rekso (menjaga) desa. Setelah kambing disembelih, lalu dimasak diperempatan, lalu masakan dibagikan ke warga dengan dibungkus daun jati, anda dapat merasakan rasa nikmat yang jauh antara daging yang dibungkus daun jati dengan daging yang dibungkus dengan bungkus masa kini, coba saja.

Sebagian masakan dipendam/dikubur dalam bumi. Sebagai symbol persembahan itu sendiri.

Bukan hanya makanan pokok, membuat snack pun tidak luput dari mitos, saat mengaduk jenang orang tidak boleh sembarang ngomong, ngobrol soal kacang saja, jenang yang dihasilkan nanti akan tidak halus atau akan membentuk butiran-butiran seperti kacang, misalnya. Benar tidaknya, anda buktikan saja sendiri, takut dikatakan cankel, hehe.

Tidak berhenti hingga jaman sekarang, sisa-sisa mitos juga tidak luput dari seputar pilkades. Dimalam hari H pilkades dilaksanakan nanti akan datang sinar putih yang melayang dari sudut langit desa Baseh entah dari sudut mana melesat terbang menuju rumah satu dari calon peserta pilkades. Sinar itu bernama , Ndaru. Konon rumah yang didatangi, disitulah calon kepala desa yang akan terpilih.

Bagi orang yang tahu tentang mitos itu, akan berjaga diluar rumah, hingga white light atau ndaru itu muncul untuk memastikan calon mana yang akan terpilih jadi kepala desa. Beleave it or not, bagi anda yang memilih tidak percaya, anda bisa mengamati siapa nanti orang yang rajin berjaga diluar rumah, hendaknya tidak usah dicurigai yang bukan-bukan, karena mungkin dia hanya ingin melihat indahnya cahaya ndaru yang masya Allah indahnya begitu mengharukan menurut mereka.

Menurut sumber mitos lain, Hadi Susilo sudah mengamati, setiap calon yang bakal menjadi kepala desa biasanya mendapat undian tempat duduk ditengah jika jumlah calon terdiri dari 3 orang. Percaya atau tidak, ini juga mitos, anda juga bisa membuktikannya nanti.

Maka dari itu, bagi calon yang jadi maupun yang gagal nanti juga merupakan takdir Illahi, yang disaksikan juga oleh leluhur dan kekuatan alam yang supra natural. Semua tidak dapat dipaksakan oleh manusia yang lemah. Lahaula walakuata Ilabillah.

Lihat, poto calon yang mau berlaga dalam pilkades 2019 desa Baseh. Kenapa mereka tetap tersenyum, bergandengan tangan, juguran sante bareng, semua memberikan pelajaran bagi masyarakatnya, bahkan tim sukses tidak perlu berkelahi apalagi gelut. Lihat itu, yang hendak kita pilih saja fine-fine aja, bergandengan tangan, begitu segar dipandang, nyata sekali keprofesionalan mereka bertanding, membuat rakyatpun tak terpancing, sampai-sampai pak Carik yang mengapit tidak sempat memberikan kode dengan gerak udek-udek tangannya kepada pemirsa karena keburu diblar oleh luhur karena mungkin dianggap vulgar. Ha ha...!

Padahal yang sebenarnya adalah kesalahan pak Carik sendiri dalam menggerakan tariannya terlalu cepat sehingga kamera tak mampu menyesuaikan distrosi geraknya dan alhasil pesan bahasa tubuhnya tidak bisa diterjemahkan, hingga biarlah menjadi misteri hanya pak Carik sendiri yang tahu, jika anda penasaran pun anda tidak sulit-sulit menanyakan langsung kepada beliau yang murah senyum dan tidak mahal informasi, apalagi ini menyangkut rakyat.

Tuesday, June 11, 2019

7 Benda Ini Ditakuti Setan, Bisa Digunakan Untuk Menangkalnya


Benda apa yang ditakuti setan?

Bicara mengenai setan, sepertinya untuk makhluk yang satu itu tidak usah dipertanyakan lagi, saya yakin semua orang sudah tahu, makhluk Tuhan yang satu ini seakan selalu mempunyai konotasi yang negatif di mata manusia, pasalnya dalam otak manusia sudah begitu lekat keyakinan bahwa setiap ketidak baikan didunia yang dilakukan oleh manusia adalah hasil dari campur tangannya juga.

Karena tugasnya menggoda manusia agar selalu berbuat dosa untuk dijadikan teman hari esok di neraka.Karena hal itu, tentunya setan sangat benci kepada manusia yang berbuat baik. Sebagai usaha pencegahannya, setan tidak akan tinggal diam untuk menggagalkan dalam berbuat kebaikan tersebut.

Berbagai cara dilakukan untuk menyesatkan manusia.Dari bisikan jahat yang dihembuskan ke dada manusia, hingga menghantuinya secara langsung.Sa'at menghantui secara langsung, mereka mampu menampakan diri. Dalam menampakan diri mereka mengubah wujudnya menjadi sesuatu yang sangat menakutkan dimana orang menyebutnya hantu. Manusia akan lari terbirit-birit jika melihatnya, meski hari disiang bolong.

Semua orang tahu, dalam sejarah hantu, belum ada orang yang dimakan hantu hingga habis sekujur tubuh. Dalam operasinya, mereka juga cuma sebatas menampakan diri dengan tampang yang mungkin seram menurut penglihatan mata memandang, dia kadang hanya berdiri terpaku dengan tatapan kosong, akan tetapi kenapa sangat menakutkan? Yah, itulah, Hantu, dari dulu sudah begitu.

Tetapi tidak usah kuatir, hantu juga punya kelemahan. Jika suatu ketika anda melihat penampakan, banyak cara yang dapat dilakukan, seperti dengan berdo'a, membaca mantra, sesaji,hingga ritual. Namun, jika suatu sa'at anda perlu melakukan, namun hal-hal tersebut tak dapat anda lakukan karena tak ada pengetahuan untuknya, ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengusir setan.

Ada benda-benda tertentu didunia ini yang sangat ditakuti setan. Benda-benda tersebut sangat mudah didapatkan disekitar anda untuk dapat digunakan mengusir setan yang datang kepada anda. Berikut 7 benda yang ditakuti setan.


1. Garam dapur



Secara logika makhluk halus mengeluarkan muatan negatif dan gelombang elektromagnetik. Oleh karena itu makhluk halus tidak suka menapak di tanah sebagai sumber elektron negatif yang besar.

Kristal garam banyak mengandung ion-ion positif yang dapat menyerap elektron negatif. Mitos yang timbul, saat  garam ditabur pada suatu tempat, maka ion-ion positif pada garam akan menyerap energi negatif disekitarnya, maka tempat tersebut tidak akan dilewati setan.

2.  Bangle bumil



Bangle termasuk jenis benda yang ditakuti setan. Orang yang selalu membawa bangle kemana-mana dapat terhindar dari gangguan setan. Begitulah adat suatu daerah yang menyarankan orang yang sedang hamil untuk selalu membawanya kemanapun pergi untuk keselamatan bayi dan ibunya sendiri. Biasanya disertakan juga peniti dan gunting.

3. Bambu kuning


Bambu merupakan tumbuhan rimbun yang sangat disukai oleh setan sebagai tempat untuk berdiam, akan tetapi tidak untuk bambu kuning.

Bambu kuning memiliki mitos dapat dijadikan sebagai penolak bala, santet dan roh jahat. Bambu kuning merupakan bambu yang ditakuti setan. Ada apa dengan bambu kuning, kenapa setan tidak suka? Alasan yang tepat mungkin hanya setanlah yang tahu.

4. Tapal kuda


Tapal kuda atau sepatu kuda dipercaya mempunyai kekuatan mistis. Dengan cara menggantungya di atas daun pitu, disamping setan akan takut, benda ini juga dapat menolak sihir yang datang. Bahkan melewati posisi benda ini dapat mendatangkan keberuntungan menurut mitos yang ada.

Konon kabarnya kepercayaan ini sudah ada sejak perkembangan Inggris di abad ke-16.

5. Seruling Bambu



Seruling bambu dipercaya sebagai simbol kekuatan. Di India, meniup seruling bambu untuk orang tertentu langsung mendatangkan ular. Feng Shui punya kepercayaan, jika seruling bambu digantung di pintu depan rumah bisa menjadi pengaman rumah dari setiap getaran dan gangguan yang buruk.

6. Bawang putih



Siapa yang tidak tahu bawang putih, benda yang merupakan dari satu ornamen bumbu masak ini sudah barang tentu begitu mudah didapatkannya.

Jika menggantung bawah putih dirumah dapat mencegah masuknya makhluk halus dan juga roh jahat.

Bawang putih merupakan benda yang ditakuti setan. Vampir benci benda ini. Mitos orang yang memakan bawang putih akan terhindar dari ancaman vampir karena darahnya akan rasa bawang putih.

7. Batang kayu manis



Kayu manis yang dikenal memiliki fungsi bumbu makan ini ternyata memiliki mitos dapat menjadi pelindung rumah dari gangguan mistis.

Sebuah daerah di Mesir menggunakan batang kayu manis untuk menyucikan area dari pengaruh mistis.

Di Cina kayu ini digunakan sebagai sarat untuk memurnikan candi. Bukan tidak mungkin benda ini dapat digunakan untuk mensucikan hati.

Namanya saja mitos, mitos boleh dipercaya bagi yang percaya dan boleh tidak percaya, bagi yang tidak percaya, termasuk akan setan yang takut terhadap benda-benda tertentu.

Thursday, May 16, 2019

Senjata Apapun Tak Mampu Menembus Badan Dengan Ajian Lembu Sekilan



Ajian Lembu Sekilan adalah merupakan ilmu kanuragan nomor satu dari tanah Jawa Kuna, guna menahan pukulan untuk tidak mampu menembus badan, bahkan untuk menyentuh. Bukan hanya pukulan, senjata apapun jenisnya akan meleset dari badan pemilik ajian ini.

Dalam  riwayat-riwayat, ilmu ini sudah begitu sering dibicarakan, bisa dibilang ilmu ini sudah demikian melegenda. Apalagi dari orang-orang yang pernah menggunakannya adalah para pejuang lndonesia  sebagai perisai dalam berperang melawan penjajah.

Dapat dibayangkan, tanpa pelindung ghaib yang hebat bagaimana senjata bambu runcing mengalahkan senapan yang dimiliki Belanda.

Pertempuran 10 Nopember Surabaya sebagai contohnya. Prajurit Indonesia telah dikepung tentara sekutu yang semuanya bersenjata modern seperti senapan api, bren, bom dan sebagainya. Prajurit Indonesia hanya bersenjatakan bambu runcing.

Perhitungan diatas kertas, keadaan seperti itu pejuang-pejuang bambu runcing hanya dapat bertahan dua jam saja, selebihnya, semua terkapar mati ditembus pluru dan bom yang membakar lokasi pertempuran. Tapi pada kenyataannya, tidak semua pejuang itu mati. Bahkan yang gugur lebih sedikit dibanding yang tetap tegar menembus hujan peluru dan badai bom yang membakar Surabaya, hingga Hari pertempuran dikukuhkan sebagai Hari Pahlawan.

Sungguh, mereka banyak yang gugur itu wajar, mengingat pertempuran yang jauh dari kata seimbang, bila dibanding dengan lawannya, yaitu tentara sekutu barat yang sudah maju.

Yang perlu dicatat adalah, bagaimana mereka yang tetap tegar gagah berani terus menembus pertahanan musuh hingga tentara sekutu pada akhirnya dapat diusir. Haruskah semua tahu, jika benar seperti yang diceritakan bahwa sebagian dari mereka adalah prajurit yang diam-diam membekali dirinya dengan ajian Lembu Sekilan. Semua bentuk senjata yang menuju kepada pengguna Lembu Sekilan akan meleset dalam jarak sekilan (sekitar 20 cm dari tubuh).

Ajian Lembu Sekilan lebih kuat dari baju besi, dia melindungi sekujur bagian tubuh dari semua senjata yang menuju. Konon, tidak hanya melindungi dari tusukan senjata, senjata mistis semacam guna-guna, santet akan ditangkalnya juga. Kelebihan lainnya, pengguna juga senantiasa tampak muda dan segar di mata yang memandangnya, sehingga berfungsi juga sebagai pengasihan. Hebat, kan!

Sejarah menulis, bagaimana orang dulu memiliki kesaktian yang luar biasa seperti Sultan Hadiwijaya, yang kita kenal dengan julukan Jaka Tingkir atau Mas Karebet dari Demak yang akhirnya membangun Pajang, adalah disinyalir salah satu pemegang ajian yang dahszat tersebut.

Apa Dan Bagaimana Cara Kerja Lembu Sekilan?

Lembu Sekilan merupakan pagar ghaib,yaitu sebuah ilmu kanuragan (kekuatan ghaib) dari Jawa Kuna yang fungsinya membuat pengguna kebal terhadap serangan senjata. Ilmu Lembu Sekilan  pada dasarnya merupakan sebuah mantra yang dirialati(melakukan penyiksaan diri, seperti puasa, mutih dan tidak makan) dan beberapa ritual.

Secara tidak kasat mata,  tubuh pengguna dilndungi oleh makhluk ghoib yang mengcover semua sisi tubuhnya dalam jarak sekilan (sejengkal) atau sekitar 20 cm, tepatnya, jarak dari jari kelingking dan ibu jari yang terbentang.

Ilmu Lembu Sekilan merupakan ilmu kelas satu Kejawen yang dapat dipelajari. Hingga saat ini, konon orang-orang tertentu masih ada yang memilikinya meski tidak banyak, mengingat untuk mendapatkan ilmu ini saratnya sangat berat, yaitu dengan melakukan pertapaan selama 40 hari dengan berpuasa dan berbuka dengan sayur tanpa menggunakan daging, atau cuma makan dedaunan yang dikulup dengan bumbu garam, layaknya  makanan lembu atau kerbau. Setelah itu, mulai hari Kamis Wage, ditambah 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum, dan juga tidak tidur (Jawa: Mati geni). Setelah itu tubuh baru siap menerima ilmu kebal tersebut.

Berikut mantra Ajian Lembu Sekilan:











Tuesday, May 7, 2019

11 Praktek Pesugihan Yang Sering Dilakukan Orang


Pesugihan merupakan satu dari bagian usaha seseorang untuk menjadi kaya. Pesugihan umumnya dilakukan dengan jalan yang tidak biasa sebagaimana lazimnya orang untuk menjadi kaya yaitu dengan kerja keras. Akan tetapi, pesugihan dilakukan dengan ritual-ritual tertentu yang umumnya dengan cara mistis. Dengan cara mistis ini dipercaya akan menjadi kaya dengan cepat tanpa harus kerja keras, meski harus ada tumbal sebagai penggantinya.

Kebutuhan yang mendesak dan jalan yang buntu membuat orang dapat melakukan apa saja untuk terbebas dari himpitan kebutuhan yang nyaris tak dapat lagi ditahan. Juga yang tidak puas dengan apa yang sudah dimiliki dengan mimipi yang lebih jauh lagi. Namun semua itu membutuhkan modal yang sangat banyak. Salah satunya adalah melakukan pesugihan.

Kalau dilihat dari bahasa, kata "Pesugihan" berasal dari bahasa Jawa yang berkata dasar "Sugih" yang berarti : kaya. Awalan "pe" dan akhiran "an" menjadikan kata tersebut berubah dari kata sifat menjadi kata kerja. Kata "pesugihan" berarti : melakukan sesuatu untuk menjadi kaya (sugih).

Dalam melakukan pesugihan tidak dilakukan sendiri begitu saja, tetapi perlu orang pintar yang menjadi pemandu bahkan melakukan apa yang harus dilakukan oleh pempraktek pesugihan dengan catatan biaya ritual di tanggung oleh pempraktek pesugihan.

Jenis dan macam pesugihan begitu banyak dan semuanya memiliki aturan-aturan sendiri  dengan berbagai tingkat kesulitan dan kapasitasnya.

Seperti dilansir dari, Pesugihan Putih Abah Panca Tanpa Resiko Terbukti Sempurna. Abah Panca yang merupakan perantara pesugihan dalam blognya mengaku dapat membantu melakukan  jenis pesugihan, diantaranya adalah

1. Penggandaan Uang

Caranya sangat mudah, yaitu cukup memberikan nomor rekening, menyerahkan biaya sesuai dengan paket, direkomendasikan memiliki utang diatas 50 hingga 100 juta dan butuh modal usaha. 

Bagi yang serius dan bersedia menjalankan aturan dan proses ritual hanya satu hari. Caranya kirim, nomor rekening, nama lengkap, pekerjaan, setelah dana cair, uang langsung disetor lewat rekening maksimal satu hari setelah ritual. Begitu syarat dan ketentuan menggandakan uang menurut Abah Panca.

2. Pesugihan Gunung Kemukus



Gunung Kemukus ada di Sragen, Jawa Tengah. Untuk melakukan pesugihan digunung kemukus, pengunjung harus melakukan hubungan sex dengan orang yang bukan pasangannya.

Konon pihak pengelola wisata dan pemerintah kabupaten menepis isu yang menjadi mitos ini, tapi belum tahu pasti sebelum mengecek langsung ke tempat yang mitosnya cukup angker ini.

Gunung ini juga pernah diliput media Australia di kanal Special Broadcasring Service dengan tajuk acara "Sex Mountain"

3. Pesugihan Nyi Blorong



Melakukan perjanjian pesugihan dengan Nyi Blorong jika berhasil dapat kaya sampai kurun waktu 2 dekade. Asalkan bersedia melakukan tumbal yaitu, apabila mati nanti sipelaku pesugihan ruhnya harus menjadi pengikut Nyi Blorong.

4. Pesugihan Nyi Puspo Cempoko


Menurut legenda, Nyi Puspo Cempoko  adalah penunggu Kabongan, Rembang. Ia akan membuat kaya kepada lelaki yang mau menjadi suaminya. Saratnya dengan mengadakan satu ruangan khusus untuk Nyai dan laki-laki tersebut.

Pelaku juga harus menyediakan sesaji berupa, jajanan pasar, kembang, bakaran menyan, madu dan kelapa hijau tiap malam.

5. Pesugihan Lereng Merapi

Pada sebuah gundukan tanah yang menyerupai batu terbalik yang diberi nama Watu Tumpeng. Menurut legenda, Watu Tumpeng adalah kuburan gajah yang deberikan oleh Panembahan Senopati untuk Kerincin Wesi.

Banyak orang menaruh sesaji disini dan menyatakan keinginannya terkabul.

6. Pesugihan Bulu Genderuwo




Pesugihan ini tidak meminta tumbal manusia, akan tetapi berupa masakan burung gagak dan setelah itu berdiri di bawah pohon gayam, tetapi dengan tanpa pakaian atau telanjang bulat.

7. Pesugihan Gunung Talamau




Gunung Talamau merupakan puncak tertinggi di Sumatra Barat yang memiliki banyak telaga. Gunung ini dijaga oleh Harimau Campo. Orang yang datang umumnya ingin mendapat nomor togel, mendapat pangkat dan sebagainya.

8. Pesugihan Minyak Kuyang atau Kawiyang




Minyak Kuyang atau Kawiyang disimpan dalam wadah bernama Cecupu. Minyak ini hanya dapat diperoleh di Kalimantan. Legenda mengatakan ada 5 jenis minyak dengan warna yang berbeda. Satu diantaranya yang berwarna putih dapat membuat uang kembali setelah di belanjakan.

9. Pesugihan Sumur Kembang Gilimanuk

Sebuah lokasi pesugihan di dekat jalan Jembrana menuju Gilimanuk, Bali. Mitos air sumur kembar ini depercaya banyak kasiat, membasuh muka dengan air ini dapat membuat mudah mendapat jodoh.

Wanita yang penjajag sex perlu melakukan ritual dengan lebih dalam lagi, yaitu dengan membasahi seluruh bagian tubuh atau mandi telanjang.

10. Pesugihan Pabrik Kapas, Payung, Lombok, Nusa Tenggara Barat



Bermula dari bekas pabrik kapas peninggalan Belanda, sebelum pabrik kapas tempat tersebut adalah pabrik gula. Di sini ada penunggu sebuah siluman kelelawar. Dengan makhluk inilah perjanjian pesugihan dilakukan.

11. Pesugihan Babi Ngepet




Barangkali pesugihan ini yang paling terkenal karena sering menghebohkan di Indonesia. Dalam pesugihan ini, seseorang dapat berubah menjadi babi dan mencuri benda berharga. Caranya dengan dibantu oleh mitra kerja yang menjaga lilin api tetap menyala.

Itulah 11 pesugihan yang sering dilakukan orang demi mencapai tujuannya, yaitu menjadi kaya tanpa kerja keras. Namun kenyataan dalam prakteknya tidak ada sesuatu apapun didunia ini yang gratis. Bahkan pengorbanan dari sebuah pesugihan adalah nyawa, lebih-lebih nyawa yang buat tumbal adalah biasanya orang yang disayangi. Bagaimana, apakah anda tertarik?

Sebagai pengetahuan bahwa di jaman modern sekarang ini dunia klenik bukan lagi tinggal cerita, tetapi dalam kenyataannya masih juga ada. Pilihan untuk menjadi kaya juga tidak sedikit jalannya, semua terserah yang melakukannya. Hidup itu pilihan. Jalan berbelok yang menuju jalan lurus atau jalan lurus menuju pada pengkolan.

Monday, March 25, 2019

Kakeku Malakukan Ritual Kewibawaan Dengan Burung Hantu Hingkik




Hingkik merupakan genus burung hantu. Bunyinya yang seram ditengah malam membuat bulu kuduk merinding bagi yang mendengarnya. Keseraman burung menjadi bertambah, ketika kicaunya  kerap terdengar aktif, biasanya ditengarai tidak lama lagi akan ada orang  mati disekitar lokasi. 

Terlapas dari kebetulan atau tidak, tapi fakta yang sering terjadi demikian adanya. Hal itu membuat masarakat menjadi percaya bahwa burung tersebut  saat berkicau tidak asal bunyi begitu saja. Ada pesan mortal yang disampaikan kepada manusia akan terjadi dan manusia sering tidak mau mengerti. Bahkan untuk mempercayainya adalah sebuah dosa.

Jadi, siapa sebenarnya burung ini? Beberapa orang percaya bahwa burung ini adalah bukan burung biasa, akan tetapi tidak lebih dari penjelmaan sebuah setan. Ini berhubungan  dengan  mitos yang  berkembang  . Anak-anak kecil menjadi takut saat burung tersebut mengalunkan kicaunya dimalam yang sunyi.

Dibalik banyaknya pendapat sumbang tentang burung hantu yang satu ini, pernah tersisa kisah mistis  yang tidak dapat ku lupakan dalam memori hidupku sejak aku masih kanak-kanak.  Masih terngiang hingga sekarang. Kisah tersebut adalah tentang kakeku yang  semasa  hidupnya mengabdi  menjadi seorang polisi desa di kampung. Dia merupakan salah satu orang yang sangat disegani dan penuh wibawa.

Teman kakek, merupakan orang yang tahu tentang kehidupannya semenjak beliau kecil hingga dewasa  menceritakannya kepadaku, yaitu perihal tentang kakek menjadi orang yang disegani dan penuh wibawa, hingga terpilih menjadi polisi desa ternyata punya segelintir peristiwa yang mempunyai kaitan dengan burung hantu hingkik tersebut.

Sebagai polisi desa dijaman tersebut, undang-undang negara memberi hak otonomi untuk mengadili  warga yang melanggar hukum dalam ruang lingkup masarakat desa, baik bersumber  dari hukum adat hingga hukum pemerintahan sendiri. Mengingat daerah masih jauh dari jangkauan polisi, dikarenakan keadaan medan dan akses jalan yang belum  dibangun dengan layak.

Aku yang waktu itu masih kecil  sering melihat sendiri kakek dan perangkat lain mengadili warga dibalai kebaon, yaitu rumah kepala dusun sebagai gedung pengadilannya. Macam pelanggaran hukum, seperti mencuri, perkelaian,  perselingkuhan dan pelanggaran warga desa  yang masih bisa diadili dilingkup peraturan desa tak luput dari tugas kakek.

Seringkali aku melihat  kakek  dengan tegas dan wibawanya mengadili dua pihak yang berseteru, tak jarang kakek marah, bahkan kakek sendiri terjun berkelahi. Semua dilakukan demi tanggung jawabnya mengamankan desa sebagai polisi desa.

Kata teman kakek, semenjak terpilihnya kakek menjadi polisi desa, kakek pernah menjalankan ritual yang melibatkan hingkik, siburung hantu seram tersebut.

Bermula dari mitos, barang siapa yang melakukan ritual tersebut, seseorang akan mendapat efek mempunyai wibawa yang lebih dan membuat semua orang yang berhadapan menjadi segan, tidak macam-macam dan takut untuk membangkang perintahnya. Hal itulah rupanya yang membuat kakek tertarik akan hak tersebut.
\
Inilah ritual yang dilakukan kakek. Tepat pada malam Jum'at Kliwon, bertepatan juga burung hantu hingkik tengah berbunyi, dimalam itulah kakek pergi mencari lokasi dimana hingkik itu berbunyi.

Burung hingkik ditengarai suka hinggap di puncak pohon yang tinggi dan besar, terutama pohon yang tumbuh di kuburan. Disitulah, disatu dahannya dia bertengger sambil mengalunkan kicau seramnya. Bunyi kicaunya seperti juga namanya, " Hing....kik, hing....kik, hingkik !", begitu. Mendengar dari jauh, dikamar tidur di rumah saja sudah merinding bulu kuduknya, tapi, kakek saya malah menghampirinya.

Ketika kakek menemukan lokasi hingkik itu berada, di sebuah pohon tinggi besar, di kuburan, disitulah proses ritual kakek dilakukan.

Dimalam nan sunyi dan angker itu kakek berada tepat dibawah pohon tersebut, tujuannya adalah menunggu hingkik berbunyi. Bertepatan hingkik berbunyi, kakek lalu menggigit pohon tersebut. Itu adalah saratnya, sekaligus proses ritual. Bersama aturan lain yang sudah ditentukan  dan semua mantra yang sudah beliau hapal, ritual pun dilakukan hingga selesai.

Suasana seram dan   penampakan hantu yang datang  akibat dari tingkah kakek adalah hanyalah sebuah cobaan, yang mana jika mundur adalah gagal. Maka dari itu semua dihadapi dengan pantang menyerah, apapun resikonya.

Begitu akhirnya kakek berhasil melakukan ritualnya. Kakek memang tidak pernah menceritakan perihal itu secara langsung kepadaku. Mungkin bagi kakek, itu bukanlah hal yang perlu, atau kakek sengaja melakukannya karena tidak ingin generasi keturunannya meniru hal seperti itu. Cukup dia seorang. Apalagi kala itu kakek tahu aku sudah sekolah, ilmu pengetahuan lebih dibutuhkan dijaman modern daripada ilmu mistis yang tidak dapat dibuktikan dengan ilmiah apapun.

Tapi, cerita teman kakek tetap saja kuingat dalam memoriku. Meski aku tak percaya dengan hal-hal begituan,  apa yang dilakukan kakek adalah bukti   besarnya nyali dan tekad yang tidak sembarang orang sanggup untuk melakukannya.
Bravo, kakek!


Friday, February 22, 2019

Cara Mendapatkan Tali Pocong


Dari berbagai jenis jimat yang ada di dunia klenik, ada satu jenis jimat yang berupa tali pocong. Itu merupakan tali pocong yang dicuri dari orang yang meninggal tepat dihari Jum'at Kliwon.

Detik-Detik Pengambilan Tali Pocong

Ketika ada orang yang meninggal tepat dihari Jum'at Kliwon, digalilah makam orang tersebut ditengah malam, sekitar pukul, 01.00- 03.00. Usahakan tidak ada seorangpun yang melihat, kecuali diri sendiri.

Sedikit demi sedikit tanah kuburan dikeruk dengan tangan telanjang, tidak boleh menggunakan alat. Suasana sepi dan berbagai penampakan mungkin ada, mereka bahkan sengaja mengganggu agar pekerjaan tidak selesai. Tampang mereka mungkin lebih seram dari apa yang dikerjakan. Namun, sebagai orang yang sudah nekat, semua itu dilaluinya dengan tabah.

Setelah berjam-jam, bahkan semalam pekerjaan yang tidak mudah itu dilakukan, akhirnya terangkatlah semua tanah yang menutup makam. Kayu anjang-anjangpun mulai kelihatan menutup tubuh mayat. Yang perlu dibuka adalah kayu penutup dibagian atas, yaitu melingkupi bagian kepala dan dada. Setelah daerah tersebut terbuka, kini tinggal cara pengambilannya.

Tali pocong yang berhasil berada di depan mata, tidak boleh diambil begitu saja dengan tangan, akan tetapi harus menggunakan mulut. Bagaimana caranya mulut bekerja, disana akan dibantu gigi dan lidah.

Setelah berhasil terambil, boleh bergegas pulang. Itupun tidak semudah yang dibayangkan. Sebagai pencuri, yang tubuhnya penuh kotoran tanah kuburan dengan tali pocong terselip dimulutnya, tentu tidak mudah memotong kompas jalan untuk tidak berpapasan dengan orang.

Berbagai cara harus dilakukan untuk bisa pulang tanpa diketahui oleh siapapun, bahkan anggota keluarga sendiri. Itulah, kenapa jimat tali pocong sangat ampuh digunakan, hal itu bisa dilihat dari cara mendapatkannya.

Tidak banyak orang dapat merealisir pekerjaan seperti itu, kecuali orang-orang nekat saja mampu melakukannya.

Jimat tali pocong dapat dimanfaatkan diberbagai hal secara magic. Seperti, masuk kerumah orang tanpa pemilik rumah mengetahui atau melihatnya, sehingga pelaku dapat leluasa mengambil barang atau mencurinya.

Sebagai jimat anti bacok. 

Seseorang yang menggunakan jimat tersebut akan mempunyai kekebalan tidak mempan dibacok. 

Sebagai jimat pesugihan. 

Setelah dilakukan ritual tertentu, jimat tali pocong dapat digunakan sebagai pesugihan.

Digunakan sebagai pelet.

Jimat tali pocong juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana jimat untuk memelet orang dengan cara-cara tertentu.

Dinyatakan juga, konon penggunaan jimat ini tergolong aman, yaitu tidak adanya permintaan tumbal seperti pada ritual jimat-jimat yang lain. Karena proses pengambilan yang memakan kekuatan nyali yang sangat besar itulah yang seakan menggantikan tumbal tersebut.

Friday, February 1, 2019

Dibalik Gemerlap Jaman Mistis Mengintai Kita


Ada orang yang tidak mempan di bacok dan ditembak. Pedang yang digunakan untuk membacok tidak mampu melukai, begitu juga peluru yang ditembakan tidak mampu menebus tubuh. Ajaib, bukan?

Dalam pengalaman yang lain, ada seorang cowok nembak cewek, namun cintanya ditolak mentah-mentah. Sicowok dendam.

Setelah beberapa lama kemudian si cewek berbalik tergila-gila kepadanya. Rasa benci dalam sesaat berubah menjadi cinta. Gila, kan?

Dari sudut lain lagi, ada seseorang yang bisnisnya tiba-tiba hancur, mimpi buruk dan melihat bayangan.

Ada pula yang mati tanpa ada sebab yang pasti.

"Ya, saya pernah dengar itu, bagaimana ceritanya hal itu bisa terjadi?" Tanya seseorang.

Setelah kesana kemari saya pelajari, saya teliti, saya baca, saya bertanya dan mungkin lebih dalam lagi saya praktekan, ternyata hal itu tidak serta merta. Memang ada sesuatu disana. Ada pihak yang melakukan. Disamping medis bisa juga itu merupakan hal mistis.

Ada yang menarik tentang mistis. Dunia yang dulunya aku tidak percaya. Jaman milenial masa, sih percaya gitu-gituan.

Inilah sedikit banyaknya yang menggerakan hati saya bercurhat sebuah hal remeh dan tidak berguna ini.

Tapi penting, untuk kita berhati-hati dalam menyikapi kemajuan jaman. Dimana hal-hal yang diluar logika sedang digembar gemborkan untuk ditinggalkan, karena dianggap sudah ketinggalan jaman, tidak ilmiah, mitos, mistis dan primitif.

Boleh saja orang modern mengatakan, " Hidup nggak usah aneh-aneh, yang wajar-wajar aja, logika aja, lah"

Ironisnya,  orang yang mengatakan itu tidak sadar, bahwa hidupnya sedang dalam kekacauan, jiwanya gundah, bisnis ancur dan keluarga berantakan, bahkan ada yang mati.

Semua karena apa, ada mistis yang sedang menyerangnya, dan orang tersebut tidak percaya itu.

Dia hanya tahu sambekala (bala) sedang terjadi dan dia bertanya-tanya, tips apa yang harus dilakukan untuk mengatasi semua itu.

Mungkin dia ke motivator,  ke psykiator dan pakar-pakar lainnya. Pokoknya yang ilmiah. Atau jika perlu sekolah lagi. Agar menjadi master dalam penanggulangan kebangkrutan. Agar lebih menguasai teknologi jaman now yang penuh update.

Siapa tahu jika sumber malapetaka itu tidak datang dari alam nyata, akan tetapi datang dari alam dimensi lain. Seperti hantu,  pocong, arwah gentayangan, wewe gombel, genderuwo dan makhluk-makhluk astral lain  sedang menguntit.

Orang yang pernah tersakiti mungkin telah mengirimnya. Sengaja untuk membuat seseorang menderita sebagai balasan apa yang telah dilakukan atas dirinya.

Setelah berbagai macam upaya dilakukan, malah semakin parah.

Bagaimana tidak semakin parah, karena penjahatnya adalah makhluk halus yang tidak kasat mata. Mereka ada didimensi lain yang hanya bisa dilawan melalui dimensi mereka. Tak ada yang bisa kesana, kecuali ia telah belajar dan tahu caranya untuk dapat menembus keberadaannya.

Sementara dengan leluasa mereka berpesta. Manusia yang berhasil memakai jasanya puas dengan dendamnya yang terbalas.

Santet, pelet, guna-guna dan mistis-mistis lain berjalan melenggang di jaman kemajuan.

Sementara kita sudah didokrin untuk tidak percaya tahayul. Kita menutup diri dari mereka dan sementara mereka sedang menjahili kita.

Jaman boleh maju, tapi kita tidak boleh melupakan masa lalu.  Mentang- mentang  sudah modern, " Tidak ada hantu, setan, makhluk ghaib, yang ada hanyalah pikiran kita". Bicara tentang setan dan hantu dianggap bangsa yang tidak cerdas.

Penghapusan kepercayaan adanya keberadaan mereka membuat kita tidak ada upaya untuk mepelajari tentang mereka, akibatnya kita tidak akan pernah tahu kelemahan mereka, sementara kelebihannya dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Lalu terjadilah kejahatan mistis seperti, santet, pelet, guna-guna.

Dan kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Kesimpulan

Kejahatan yang dilakukan secara mistis hanya dapat ditanggulangi secara mistis. Tidak tahu mistis kita akan menjadi korban mistis. Oleh karena itu mempelajari misti itu perlu. Setidaknya kita tahu bagaimana menanggulanginya. Menjaga lebih baik daripada mengobati.

Cara Paling Sederhana Mengundang Setan Dan Berkomunikasi Dengannya

Setan merupakan satu satunya makhluk ghaib yang terlanjur dikonotasikan jahat oleh manusia di dunia lantaran dia merupakan ketur...